Berita


WORKSHOP ON GOOD MANUFACTURING AND DISTRIBUTION PRACTICE FOR PHARMACEUTICAL EXCIPIENTS
2025-08-01 | 259 view

Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi regulator dan stakeholders mengenai cara pembuatan yang baik dan cara distribusi yang baik untuk eksipien yang digunakan dalam pembuatan obat, Badan Pengawas Obat dan Makanan dengan dukungan World Health Organization (WHO) menyelenggarakan kegiatan Workshop on Good Manufacturing and Distribution Practice for Pharmaceutical Excipients pada tanggal 31 Juli – 1 Agustus 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid, yaitu luring bertempat di Badan Pengawas Obat dan Makanan dan daring melalui video conference zoom meeting dan streaming youtube.

 

Workshop dihadiri oleh lebih dari 450 peserta dari internal BPOM baik unit pusat maupun Unit Pelaksana Teknis (Balai Besar/Balai/Loka POM) di seluruh Indonesia, Kementerian Perindustrian, Kementerian Kesehatan, organisasi profesi (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) dan pelaku usaha (industri farmasi, industri kimia, pedagang besar farmasi). Hadir juga dalam pertemuan tesebut Prof. Roderick Salenga dari WHO Indonesia yang menyampaikan apresiasinya kepada BPOM atas terselenggaranya kegiatan workshop dan mendukung BPOM dalam penyusunan standar Good Manufacturing Practice untuk ekspien. Kegiatan tersebut menghadirkan beberapa narasumber dengan berbagai latar belakang dari dalam dan luar negeri, yaitu:

  1. Dra. Sri Sayekti Sulisdiarto, Apt (tenaga ahli CPOB) dengan topik International Guidelines regarding GMP and GDP for Pharmaceutical Excipients, yang menjelaskan  pentingnya menerapkan GMP dan GDP dalam rantai pasok eksipien;
  2. Priscilla Zawislak (Vice-President of the IPEC Federation) dengan topik Quality Assurance in GMP Implementation and Certification Mechanism for Pharmaceutical Excipient Manufacturers, yang menekankan pentingnya kualifikasi pemasok sebagai dasar dalam mengendalikan dan mengelola risiko dalam rantai pasok eksipien dan onsite audit ke produsen eksipien;
  3. Prof. Dr. apt. Arry Yanuar, M.Si. (Dekan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia) dengan topik Risk-Based Testing for Excipients and Critical Quality Parameters,  yang menjelaskan tentang penerapan manajemen risiko dalam pengujian eksipien dengan melakukan identifikasi, analisis, evaluasi, pengendalian, dan pemantauan risiko terhadap eksipien serta memperhatikan  parameter-parameter mutu kritis;
  4. Ir. Wiwik Pudjiastuti, M.Si. (Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian) dengan topik Kebijakan Perizinan Berusaha Sektor Industri Kimia yang Dapat Dijadikan Bahan Baku Farmasi, yang memaparkan komitmen Pemerintah dalam menjamin ketersediaan bahan baku baik dan/atau bahan penolong dari dalam negeri, antara lain melalui pembangunan industri hulu dan industri antara berbasis sumber daya alam, pengembangan bahan baku obat dan pengaturan tata niaga impor bahan obat;
  5. Mimin Jiwo Winanti, S.Si., Apt (Direktur Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Obat, Narkotika, Psikotropika dan Prekursor BPOM) dengan topik Policy Scheme for the Control of Pharmaceutical Excipients at Distribution Facilities, yang menjelaskan regulasi dan pengawasan terhadap rantai distribusi eksipien yang dilaksanakan oleh BPOM; dan
  6. Dra. Mudi Yunita Bukit, Apt. (Ketua Tim Kerja Pengawasan Fasilitas Produksi Bahan Baku Obat dan Fasilitas Produksi Khusus BPOM) dengan topik Certification Scheme of GMP for Excipients in Indonesia, yang memaparkan tentang kondisi eksipien di Indonesia dan usulan skema sertifikasi dan pengawasan CPOB untuk industri bahan tambahan obat.

   

Dalam sambutan penutupan, Dra. Tri Asti Isnariani, Apt., M.Pharm selaku Direktur Standardisasi Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif BPOM menyampaikan bahwa BPOM berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap pemenuhan standar dan/atau persyaratan mutu eksipien yang digunakan dalam pembuatan baik pre-market maupun post-market. Setelah mengikuti workshop tersebut, diharapkan seluruh peserta mampu menghasilkan output yang nyata sesuai bidang tugas dan kewenangannya masing-masing.


Berita Lainnya
Statistik Pengunjung |

Hari ini 19

Minggu ini 1887

Bulan ini 517

Total Pengunjung 1042573

Polling
Bagaimana pendapat Anda tentang tampilan dan konten website Direktorat Standardisasi Obat dan NAPPZA?
Ikuti Kami

1 500 533

Direktorat Standardisasi Obat dan NAPPZA
Gedung Batik Lantai 1
Jl. Percetakan Negara No.23 Jakarta Pusat 10560 Indonesia.

Copyright © 2026 Direktorat Standardisasi Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif All Rights Reserved